ABSTRAKBAGUS WIDIANTO. NIM:2020116026. Analisis Pengaruh Harga dan PelayananTerhadap Kepuasan Konsumen di Restauran Altitude grill Dibawah bimbinganBapak Peris Hamdanur, SE, MM.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan pelayananterhadap tingkat kepuasan konsumen dalam industri makanan dan minuman. Datadikumpulkan melalui survei kepada konsumen yang mendatangi Restauran AltitudeGill. Survei mencakup pertanyaan terkait persepsi konsumen terhadap hargamakanan, kualitas layanan, responsifitas staf Restauran, serta tingkat kepuasansecara keseluruhan.Hasil analisis data menunjukkan bahwa harga makanan dankualitas pelayanan mempunyai pengaruh terhadap kepuasan konsumen. Konsumencenderung lebih puas ketika mereka merasa mendapatkan nilai yang baik atas hargayang mereka bayar, serta ketika staf restauran Altitude Grill memberikan pelayananyang responsif dan ramah. Selain itu, kualitas layanan diidentifikasi sebagai faktoryang paling berpengaruh dalam meningkatkan kepuasan konsumen.Penelitian inimemiliki makna penting bagi industri makanan dan minuman dalam mengelolaharga dan meningkatkan kualitas pelayanan. Restauran – restauran yang dapatmengoptimalkan keseimbangan antara harga yang wajar dan pelayanan yangberkualitas lebih mungkin mendapatkan konsumen yang puas, yang padapasangannya dapat membawa manfaat jangka panjang dalam bentuk loyalitaskonsumen dan rekomendasi positif kepada orang lain.Kata kunci : Harga, Kualitas pelayanan, Kepuasan konsumenABSTRACTBAGUS WIDIANTO. NIM: 2020116026. Analysis of the Effect of Price andService on Consumer Satisfaction at Altitude Grill Restaurant Under the guidanceof Mr. Peris Hamdanur, SE, MM.This research aims to analyze the influence of price and service on the levelof consumer satisfaction in the food and beverage industry. Data was collectedthrough a survey of consumers who visited the Altitude Gill Restaurant. The surveyincludes questions related to consumer perceptions of food prices, service quality,restaurant staff responsiveness, and overall level of satisfaction.The results of dataanalysis show that food prices and service quality have a significant influence onconsumer satisfaction. Consumers tend to be more satisfied when they feel they aregetting good value for the price they pay, and when Altitude Grill restaurant staffprovide responsive and friendly service. In addition, service quality was identifiedas the most influential factor in increasing consumer satisfaction.This research hasimportant meaning for the food and beverage industry in managing prices andimproving service quality. Restaurants that can optimize the balance betweenreasonable prices and quality service are more likely to have satisfied customers,which in turn can bring long-term benefits in the form of customer loyalty andpositive recommendations to others.Keywords : Price, service quality, satisfied customers
ABSTRAKYOGI BAGUS PRATAMA. NIM 2020150024. Analisis Penerapan PSAK 73 PadaPT Nindya Karya (Divisi Properti). Dibawah bimbingan Bapak Irvan Juliansah, SE.,MM., M.AkAkuntansi sewa menjadi salah satu topik yang menarik untuk diteliti. Halini dikarenakan perubahan PSAK 30 menjadi PSAK 73 memberikan dampak yangsignifikan dalam penyusunan laporan keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untukmenganalisis penerapan PSAK 73 pada PT Nindya Karya. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif yangdianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa pengakuan sewa yang dilakukan oleh PT. Nindya Karya(Divisi Properti) sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam PSAK 73.Selanjutnya, penyajian sewa yang dilakukan oleh PT. Nindya Karya juga sesuaidengan PSAK 73. PT. Nindya Karya telah menyajikan sewa dalam laporankeuangannya sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam PSAK 73 paragraf 47.Kata Kunci : PSAK Nomor 73, Sewa, Sewa pembiayaan, Sewa operasi, Laporankeuangan.ABSTRACTYogi Bagus Pratama. NIM 2020150024. Analysis of the Implementation of PSAK73 at PT Nindya Karya (Property Division). Under the guidance of Mr. IrvanJuliansah, SE., MM., M.AkLease accounting is an interesting topic to research. This is because thechange in PSAK 30 to PSAK 73 has a significant impact on the preparation offinancial reports. The aim of this research is to analyze the application of PSAK 73at PT Nindya Karya. The method used in this research is a qualitative method withdescriptive analysis which is analyzed using content analysis. The results of thisresearch indicate that the rent recognition carried out by PT. Nindya Karya(Property Division) in accordance with the provisions contained in PSAK 73.Furthermore, the presentation of leases made by PT. Nindya Karya is also inaccordance with PSAK 73. PT. Nindya Karya has presented rent in its financialstatements in accordance with the provisions stated in PSAK 73 paragraph 47.Keywords: PSAK Number 73, Lease, Finance lease, Operating lease, Financialstatements.
ABSTRAKAdrian Reza Nafi, NIM 2017110027. Analisis penerapan metode EconomicOrder Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) pada proses persediaanfood and beverage di Harris Hotel & Conventions Bekasi Di bawahbimbingan Miswan SE, M.SiKetersediaan barang persediaan yang baik dalam memenuhi kebutuhankonsumen dalam akomodasi salah satunya adalah makanan dan minuman.Penting bagi hotel dalam memberikan layanan tersebut dengan menjagaketersediaan bahan baku agar dapat memenuhi kebutuhan operasional Hotel.Persediaan bahan baku dapat cepat habis jika tidak di jaga dengan baik, makadiperlukannya pengendalian perencaan dan pengendalian persedian dengantujuan yaitu meminimalkan biaya dan memaksimalkan laba. Perencanaanmetode EOQ dalam suatu perusahaan akan mampu meminimalisir terjadinyahabisnya persediaan sehingga proses operasional dalam perusahaan berjalansesuai dengan standart yang ditetapkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai economic order quantity EOQpada persedian di Harris Hotel Bekasi dengan metode analisis data deskriptifkuantitatif teknik pengumpulan data yang di gunakan wawancara dandokumentasi. Hasil dari penelitian menunujkan bahwa dalam pengendalianpersediaan bahan baku yang diterapkan masih belom sesuai dengan SOP karenaadanya pengambilan barang oleh petugas departemen lain diluar batas jamperngambilan barang sehingga persediaan di general store cepat habis sehinggasaat pengambilan barang selanjutnya tidak dapat diproses karena persediaanhabis dan membuat purchasing melakukan pembelian secara langsung atau(direct purchase) menggunakan cash advance. Penerapan metode EOQ dapatmemenuhi jumlah permintaan dengan frekuensi yang jarang dilakukan, biayapemesanan dan biaya penyimpanan perhitungan metode EOQ nominalnya lebihkecil dibandingkan dengan biaya pemesanan dan biaya penyimpananperhitungan actual.ABSTRACKAdrian Reza Nafi, NIM 2017110027. Analysis of the application of theEconomic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP) methods in thefood and beverage inventory process at Harris Hotel & Conventions Bekasiunder the guidance of Miswan SE, M.SiThe availability of good supplies to meet consumer needs in accommodation,one of which is food and drink. It is important for hotels to provide theseservices by maintaining the availability of raw materials in order to meet thehotel's operational needs. Raw material supplies can run out quickly if they arenot maintained properly, so planning and inventory control is needed with theaim of minimizing costs and maximizing profits. Planning the EOQ method in acompany will be able to minimize the occurrence of inventory running out sothat operational processes in the company run in accordance with establishedstandards.This research aims to determine the value of the economic order quantity EOQon inventory at Harris Hotel Bekasi using quantitative descriptive data analysismethods, data collection techniques using interviews and documentation. Theresults of the research show that the raw material inventory control implementedis still not in accordance with the SOP due to the collection of goods by officersfrom other departments outside the time limit for picking up the goods so thatthe inventory in the general store runs out quickly so that when the next pick upthe goods cannot be processed because the inventory runs out and makespurchasing makes purchases directly or (direct purchases) using cash advance.The application of the EOQ method can fulfill the number of requests with afrequency that is rarely done, the ordering costs and storage costs calculated bythe EOQ method are nominally smaller compared to the actual ordering costsand storage costs calculated.
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas website Golden Rama terhadapkepuasan pengguna menggunakan metode WebQual 4.0. Metode ini mengukur tigadimensi utama: kualitas kegunaan (usability), kualitas informasi (information quality),dan kualitas interaksi layanan (service interaction quality). Penelitian ini menggunakandata dari 80 responden yang telah melakukan transaksi di website Golden Rama padatahun 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun website Golden Rama memilikikualitas yang baik dalam hal kegunaan dan interaksi, terdapat beberapa kesenjangan padadimensi kualitas informasi, terutama dalam hal informasi yang kurang up-to-date.Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas website gunameningkatkan kepuasan pengguna, seperti memperbaiki kecepatan akses danmemperbarui informasi secara berkala.Kata Kunci: WebQual 4.0, kualitas website, kepuasan penggunaABSTRACTThis study aims to analyze the quality of the Golden Rama website in relation to usersatisfaction using the WebQual 4.0 method. This method measures three main dimensions:usability quality, information quality, and service interaction quality. The study utilizeddata from 80 respondents who had conducted transactions on the Golden Rama websitein 2023. The analysis results indicate that while the Golden Rama website exhibits goodquality in usability and interaction dimensions, there are some gaps in the informationquality dimension, particularly in terms of outdated information. This study providesrecommendations for improving the website's quality to enhance user satisfaction, suchas improving access speed and regularly updating information.Keywords: WebQual 4.0, website quality, user satisfaction
ABSTRAKVINCENT JORDAN. NIM 2020110043. Analisis Kualitas Pelayanan IncantoRestaurant dengan Metode SERVQUAL. Dibawah bimbingan Ibu Prof. Dr. NafiahAriyani, SE, M.Si.Pelayanan restoran merupakan bagian yang berkontribusi secara signifikan padakualitas keseluruhan di restoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitaspelayanan Incanto Restaurant dengan metode SERVQUAL. Jenis penelitian ini adalahmenggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantiatif. Populasi dari penelitian iniberjumlah 10.180 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling yang dihitung menggunakan rumus slovin sehingga diperolehsampel sebaanyak 100 orang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan databerupa kuesioner dengan skala likert yang telah diuji untuk validitas dan reliabilitasnya.Metode penelitian mengadopsi pendekatan SERVQUAL untuk menilai kualitaspelayanan dari lima dimensi utama: Fisik (Tangible), Keandalan (Reliability), DayaTanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati (Empathy). Selain itu,penelitian juga melibatkan perhitungan gap untuk mengukur tingkat kepuasanpelanggan. Hasil analisis ini kemudian direpresentasikan dalam diagram kartesius,memungkinkan penentuan prioritas area perbaikan berdasarkan tingkat kesenjanganyang teridentifikasi, dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanyakesenjangan antara harapan dan kinerja pada sebagian besar atribut pelayanan, kecualiuntuk Bangunan dan Interior Restoran (P1), Alat Modern (P6), dan Makanan yangSehat (P16). Bangunan dan Interior Restoran (P1) menjadi atribut dengan tingkatkepuasan tertinggi, sementara Pengetahuan Karyawan (P13) memiliki kesenjanganpaling tinggi. Rata-rata keseluruhan pelayanan mendapat skor gap -0,06, menunjukkanbahwa secara keseluruhan, pelayanan masih kurang memuaskan bagi konsumen.Diperlukan perbaikan lebih lanjut, terutama pada atribut-atribut yang berada dalamkuadran A, seperti Kejelasan Informasi yang Diberikan untuk Pelanggan (P9),Kecepatan dalam Menanggapi Permintaan Pelanggan (P12), Pengetahuan Karyawan(P13), dan Pelayanan yang Nyaman (P19).Kata kunci: Incanto Restaurant, SERVQUAL, kualitas pelayananABSTRACTVINCENT JORDAN. NIM 2020110043. Analysis of Incanto Restaurant ServiceQuality using the SERVQUAL Method. Under the guidance of Prof. Dr. Nafiah Ariyani,SE, M.Si.Restaurant services significantly contribute to overall quality. This research aims toassess Incanto Restaurant's service quality using the SERVQUAL method. The studyemploys a quantitative descriptive analysis approach with a population of 10,180 anda sample of 100 using non-probability sampling via the Slovin formula. Datacollection involves a Likert-scale questionnaire tested for validity and reliability. TheSERVQUAL method evaluates service quality across five main dimensions: Tangibles,Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. Gap calculations and SPSS 25aid in identifying improvement priorities, represented in Cartesian diagrams. Findingsreveal gaps in most service attributes, except for Tangibles (P1), Modern Equipment(P6), and Healthy Food (P16). Tangibles (P1) stands out as the most satisfyingattribute, while Knowledge of Employees (P13) has the highest gap. Overall servicescores a gap of -0.06, indicating dissatisfaction. Further improvement is needed,especially in Kuadran A attributes like Clarity of Information (P9), Responsiveness toCustomer Requests (P12), Employee Knowledge (P13), and Comfortable Service(P19).Keywords: Incanto Restaurant, SERVQUAL, service quality
ABSTRAKVINY PUTRI AZZARA. NIM 2020110019. Analisis Konten Instagram TerhadapMinat Pengunjung (Studi Kasus: Museum Seni Rupa dan Keramik). Dibawahbimbingan Bapak Tanjung Prasetyo, SE, MP.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten lukisan dalam akunInstagram Museum Seni Rupa dan Keramik di Jakarta terhadap minat pengunjung.Meskipun konten keramik dan potery class mendapatkan lebih banyak perhatian,konten lukisan memiliki insight yang rendah. Dengan menggunakan metodekuantitatif, survei dilakukan kepada 100 pengikut akun Instagram museum. Hasilanalisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa konten Instagram secarapositif dan signifikan mempengaruhi minat pengunjung dengan nilai signifikansi0,000<0,05 dan uji t menunjukkan hasil sebesar 9,723>1,984 yang artinya variabelKonten Instagram berpengaruh terhadap Minat Pengunjung. Museum ini memilikidampak signifikan terutama pada kalangan muda, terutama perempuan diJabodetabek, dengan potensi menarik perhatian nasional. Meskipun foto mendapatpenilaian rendah, museum berhasil menarik perhatian pada konten lukisan.Kata kunci: Instagram; Konten Lukisan; Minat Pengunjung; Museum Seni Rupadan Keramik.ABSTRACTVINY PUTRI AZZARA. NIM 2020110019. Instagram Content Analysis on VisitorInterest (Case Study: Museum of Fine Arts and Ceramics). Under the guidance ofMr. Tanjung Prasetyo, SE, MP.This research aims to determine the influence of painting content on the Instagramaccount of the Museum of Fine Arts and Ceramics in Jakarta on visitor interest.Although ceramic and pottery class content receives more attention, paintingcontent has low insight. Using a quantitative method, a survey was conducted on100 followers of the museum's Instagram account. The results of simple linearregression analysis show that Instagram content positively and significantlyinfluences visitor interest with a significance value of 0.000 <0.05 and the t-testshows a result of 9.723>1.984, meaning that the Instagram Content variableinfluences Visitor Interest. This museum has a significant impact, especially onyoung people, particularly women in the Greater Jakarta area, with the potentialto attract national attention. Although photos receive low ratings, the museumsuccessfully attracts attention to painting content.Keywords: Instagram; Painting Content; Visitor Interest; Museum of Fine Arts andCeramics
ABSTRAKALFINA YASTIANA. NIM 2020110055. Analisis Kesenjangan Pelayanan DanKepuasan Pengunjung Pottery Class Pada Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta.Dibawah bimbingan Ibu Ina G Djamhur, A.Par, M.Sc.Museum Seni Rupa dan Keramik (MSRK) merupakan top 20 museum di Jakarta.Salah satu kegiatan yang digemari oleh pengunjung adalah Pottery Class, yang manapengunjung dapat belajar dan membuat keramik. Namun, terdapat beberapa keluhanterkait kualitas pelayanan kegiatan pottery class ini, yaitu antrian pottery class yangpanjang dan pengunjung sudah datang namun kuota pottery class sudah penuh. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesenjangan (gap) pelayanan berupapelayanan yang diharapkan atau diinginkan dan yang diterima dengan kepuasanpengunjung. Variabel kualitas pelayanan terdiri dari lima dimensi dan variabelkepuasan terdiri dari tiga dimensi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesionerberisi pernyataan tentang kualitas pelayanan (harapan dan kenyataan) dan kepuasanpengunjung dengan skala likert. Penyebaran melalui google form dengan teknikpurposive sampling kepada 100 responden yaitu pengunjung yang pernah mengikutipottery class. Sementara untuk analisa gap menggunakan Importance PerformanceAnalysis. Hasilnya menunjukan bahwa terdapatkan kesenjangan karena pelayananyang diterima pengunjung tidak sesuai dengan pelayanan yang diinginkanpengunjung, menunjukan gap yang negative. Disarankan bahwa kegiatan pottery classdapat dipesan melalui reservasi online agar pengunjung dapat dengan mudahmendapatkan tiket. Reservasi online juga dapat meminimalisir antrian karenapengunjung dapat datang sesuai dengan nomor antrian atau estimasi waktu kegiatanpottery class. Pada hasil analisa diagram kartesius, yang menjadi prioritas utama danharus ditingkatkan pada kuadran A adalah kesediaan alat dan perlengkapan potteryclass yang diberikan layak digunakan (tanah liat, kardus, plastic, apron, dan rodaputar), karyawan MSRK menanggapi jika menerima keluhan pottery class daripengunjung, dan karyawan MSRK mengucapkan selamat datang saat kedatanganpengunjung.Kata Kunci : Pottery Class, Museum, Museum Seni Rupa dan Keramik, KualitasPelayanan, Kesenjangan, Kepuasan, Service Quality, Importance PerfomanceAnalysis.ABSTRACTALFINA YASTIANA. NIM 2020110055. Analysis of Service Gap and Satisfaction ofVisitors Pottery Class at the Jakarta Fine Arts and Ceramics Museum. Under theguidance of Mrs. Ina G Djamhur, A.Par, M.Sc.Museum of Fine Arts and Ceramics (MSRK) is a top 20 museum in Jakarta. One of theactivities favored by visitors is the Pottery Class, where visitors can learn and makeceramics. However, there are several complaints related to the quality of service forthis pottery class activity, namely the long pottery class queue and visitors have comebut the pottery class quota is full. The purpose of this study is to determine the gap(gap) of services in the form of services that are expected or desired and received withvisitor satisfaction. Service quality variables consist of five dimensions andsatisfaction variables consist of three dimensions. The data collection technique usesquestionnaires containing statements about service quality (expectations and reality)and visitor satisfaction with the Likert scale. Dissemination through Google formwith purposive sampling technique to 100 respondents, namely visitors who haveparticipated in the pottery class. Meanwhile, gap analysis uses ImportancePerformance Analysis. The results show that there is a gap because the servicereceived by visitors is not the service desired by visitors, showing a negative gap. It isrecommended that pottery class activities be booked through online reservations sothat visitors can easily get tickets. Online reservations can also minimize queuesbecause visitors can come according to the queue number or estimated time of potteryclass activities.Keywords: Pottery Class, Museum, Museum of Fine Arts and Ceramics, ServiceQuality, Gap, Satisfaction, Service Quality Method, Importance PerformanceAnalysis.
ABSTRAKDHEDE ISAM, NIM 2020116016. Analisis Implementasi ProgramKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kecelakaan Kerja Studi Kasus PadaPT. Gemilang Prima Utama. Dibawah Bimbingan Bapak Tanjung Prasetyo, SE,MP.PT. Gemilang Prima Utama adalah salah perusahaan lokal yang terdaftar diIndonesia yang bergerak dibidang jasa sub kontraktor pekerjaan Drilling &Blasting pada sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi. ImplementasiProgram Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah rangkaian praktik dalampelaksanaan K3, dimulai dari sebuah Perusahaan tersebut memiliki peraturantertulisnya, kemudian sosialisasi dan pembinaan program K3, pada saat prosespelaksanaan terdapat pengawas dan pengendalian program K3, adanya fasilitasK3 seperti Alat Pelindung Diri, Jaminan pelaksanaan K3 seperti BPJS TenagaKerja dan Kesehatan kemudian yang terakhir adalah evaluasi K3. KecelakaanKerja adalah bagian dari risiko implementasi program keselamatan dankesehatan kerja (K3). Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisisimplementasi program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT. GemilangPrima Utama dan mengetahui penyebab peningkatan kecelakaan kerja yangterjadi pada tahun 2023.Sumber dan teknik pengumpulan data primer adalahkaryawan PT. Gemilang Prima Utama pada unit kerja Operasional, Workshopdan Site Proyek yang saat ini berjumlah 100 Orang. Kemudian diolah denganmetode penelitian deskriptif kuantitatif. Didapatkan hasil implementasi K3diperusahaan PT. Gemilang Prima Utama sudah dari semua indikator sudahdijalankan dengan baik kemudian penyebab kecelakaan kerja adalahpengawasan kerja, kelalaian kerja serta faktor cuaca yang menyebabkankelelahan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa implementasi programkeselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT. Gemilang Prima Utama sudahdijalankan dengan baik. kemudian penyebab utama kecelakaan kerja yangmeningkat adalah faktor manusia yaitu kelalaian kerja dan kurang pengawasan.PT. Gemilang Prima Utama tetap harus mempertahankan implementasi programK3 yang sudah berjalan baik , kemudian dilakukan evaluasi rutin danmemperbaiki kekurangan dari implementasi program K3 yang saat ini sudahberjalan dapat berjalan efektif.Kata Kunci : (Implementasi K3, Kecelakaan Kerja, kontruski, Drilling &Blasting)ABSTRACTDHEDE ISAM, NIM 2020116016. Analysis of the Implementation ofOccupational Safety and Health (K3) and Work Accident Programs Case Studyat PT. Gemilang Prima Utama. Under the guidance of Mr. Tanjung Prasetyo, SE,MP.PT. Gemilang Prima Utama is one of the local companies registered in Indonesiaengaged in sub contractor services for Drilling &; Blasting work in the generalmining, quarry and construction sectors. The implementation of theOccupational Safety and Health Program is a series of practices in theimplementation of K3, starting from a company having written regulations, thensocialization and coaching of the K3 program, during the implementationprocess there are supervisors and control of the K3 program, the existence of K3facilities such as Personal Protective Equipment, K3 implementation guaranteessuch as BPJS Manpower and Health then the last is K3 evaluation. WorkAccidents are part of the risk of implementing occupational safety and health(K3) programs. The purpose of the study was to analyze the implementation ofoccupational safety and health (K3) programs at PT. Gemilang Prima Utama andfind out the causes of the increase in work accidents that occur in 2023.Theprimary data collection sources and techniques are employees of PT. GemilangPrima Utama in the Operational, Workshop and Project Site work units whichcurrently number 100 people. Then processed with quantitative descriptiveresearch methods. The results of K3 implementation were obtained in thecompany PT. Gemilang Prima Utama has been carried out well from allindicators then the causes of work accidents are work supervision, worknegligence and weather factors that cause fatigue. The conclusion of this studyis that the implementation of the occupational safety and health (K3) program atPT. Gemilang Prima Utama has been carried out well. Then the main cause ofwork accidents that increase is the human factor, namely work negligence andlack of supervision. PT. Gemilang Prima Utama still has to maintain theimplementation of the K3 program that has been running well, then conductregular evaluations and correct the shortcomings of the implementation of theK3 program that is currently running effectively.Keywords: (K3 Implementation, Work Accident, Contrusion, Drilling &Blasting)
ABSTRAKNABILA ALIFIA MADINI. NIM 2019116151. Analisis Implementasi KomunikasiPemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen ACP Dekkson DiPT. Aruna Cahaya Parama. Dibawah bimbingan Bapak Tanjung Prasetyo, SE, MPPT. Aruna Cahaya Parama merupakan sebuah Perusahaan yang bergeraksebagai distributor perangkat keras arsitektur yang telah bekerja sama dengan mitra diberbagai wilayah. Aluminium Composite Panel Dekkson akan menjadi pilihan tepatuntuk segala jenis proyek, mulai dari bangunan dengan risiko kebakaran tinggi hinggabangunan yang mengutamakan sanitasi. Akan tetapi, ada sejumlah permasalahan yangdihadapi oleh PT. Aruna Cahaya Parama mengenai komunikasi pemasaran yang masihkurang berjalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapankomunikasi pemasaran pada produk ACP Dekkson serta dampaknya terhadapkeputusan pembelian konsumen.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan fokus padavariabel komunikasi pemasaran dan keputusan pembelian. Teknik pengumpulan datamelalui penyebaran kuesioner dengan sumber data pada penelitian ini yaitu dataprimer melalui hasil pra survey dari konsumen yang mengetahui dan pernahmenggunakan ACP Dekkson, serta data sekunder yaitu data volume penjualan.Populasi dipersempit dengan menggunakan rumus Slovin untuk menentukan ukuransampel.Hasil analisis parsial menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikankomunikasi pemasaran terhadap keputusan pembelian ACP Dekkson. Penerapankomunikasi pemasaran yang baik, terutama melalui personal selling, berkontribusipositif pada keputusan pembelian konsumen ACP Dekkson di PT. Aruna CahayaParama.Kata kunci: Komunikasi Pemasaran dan Keputusan PembelianABSTRACTNABILA ALIFIA MADINI. NIM 2019116151. Analysis of Marketing CommunicationImplementation on Consumer Purchasing Decisions ACP Dekkson in PT. ArunaCahaya Parama. Under the guidance of Mr. Tanjung Prasetyo, SE, MP.PT. Aruna Cahaya Parama is a company that operates as an architecturalhardware distributor that has collaborated with partners in various regions. DekksonAluminum Composite Panels will be the right choice for all types of projects, frombuildings with a high risk of fire to buildings that prioritize sanitation. However, thereare a number of problems faced by PT. Aruna Cahaya Parama regarding marketingcommunications that are still not running effectively. This research aims to analyzethe application of marketing communications to ACP Dekkson products and theirimpact on consumer purchasing decisions.This research uses quantitative descriptive methods with a focus on marketingcommunication variables and purchasing decisions. The data collection technique isthrough distributing questionnaires with the data source in this research, namelyprimary data through pre-survey results from consumers who know and have usedACP Dekkson, as well as secondary data, namely sales volume data. The populationwas narrowed by using the Slovin formula to determine the sample size.The results of the partial analysis show that there is a positive and significantinfluence of marketing communications on purchasing decisions for ACP Dekkson.The implementation of good marketing communications, especially through personalselling, contributes positively to ACP Dekkson's consumer purchasing decisions at PT.Aruna Cahaya Parama..Keywords: Marketing Communications and Purchasing Decisions
ABSTRAKMUHAMMAD BAGUS PRAMONO, 2020116064. Analisis GayaKepemimpinan, Budaya Kerja Dan Kinerja Karyawan (Fave Hotel JakartaSelatan, Divisi F&B Service & Produk). Di bawah bimbingan Titin Astuti, SE,M.Si.Gaya kepemimpinan supervisor F&B dinilai kurang baik dalam pengendalianemosi, sementara dari aspek budaya kerja, orientasi tim kurang efektif dankaryawan minim pemahaman karena tugas masing-masing timdilakukan/disosialisasikan secara online. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis gaya kepemimpinan, budaya kerja dan kinerja karyawan FaveHotel Divisi Food and Beverages Service & Produk. Metode penelitiannyaadalah deskripsif kualitatif, dengan responden sebanyak 15 orang yang terdiridari karyawan F&B 14 orang serta satu orang supervisor. Pengumpulan datamenggunakan kuesioner terkait gaya kepemimpinan dan budaya kerja yangdisebarkan kepada 14 orang, sementara penilaian kinerja karyawan diberikankepada satu orang supervisor. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-ratagaya kepemimpinan adalah 4,70 dengan kategori sangat setuju dengan nilaitertinggi yaitu supervisor mampu mengambil keputusan secara tepat dalamkondisi darurat dan nilai terendah terdapat pada dimensi kemampuanmengendalikan emosi. Sementara untuk budaya kerja menunjukkan nilai rata-rata 4,45 dengan kategori sangat setuju dengan nilai tertinggi yaitu penggunaanbudaya kerja yang baik di hotel dapat meningkatkan kualitas pelayanan danmeningkatkan kepuasan tamu, kemudian nilai terendah adalah orientasi ruangyaitu supervisor lebih mementingkan pekerjaannya daripada tim. Penilaianterkait kinerja karyawan dengan nilai rata-rata 4,23 dengan kategori sangatsetuju (sangat baik) dengan nilai tertinggi yaitu karyawan Fave Hotel mematuhikebijakan dan prosedur yang digunakan oleh hotel, dan nilai terendah darikinerja karyawan adalah pada dimensi efektivitas yaitu karyawan tidak mampumemenuhi target penjualan.Disarankan untuk mengikuti pelatihan komunikasi dan manajemen emosiuntuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tekanan dan berinteraksidengan tim. Untuk meningkatkan kerja sama tim, Fave Hotel harusmeningkatkan interaksi langsung, seperti pertemuan rutin dan aktivitaskelompok, untuk lebih memahami satu sama lain dan bekerja sama denganlebih baik. Untuk memastikan bahwa semua anggota tim memahami peran dantanggung jawab mereka dengan lebih jelas, evaluasi dan perbaikan harusdilakukan terhadap strategi komunikasi offline yang digunakan. Untukmembantu karyawan mencapai tujuan mereka, pelatihan tambahan harusdiberikan dalam strategi penjualan dan manajemen waktu.Kata kunci: Gaya kepemimpinan, Budaya kerja, Kinerja karyawanABSTRACTMUHAMMAD BAGUS PRAMONO, 2020116064. Analysis of LeadershipStyle, Work Culture, and Employee Performance (Fave Hotel Jakarta Selatan,F&B Service & Product Division). Under the guidance of Titin Astuti, SE,M.Si.The leadership style of the F&B supervisor was found to be lacking inemotional control. In terms of work culture, team orientation was less effective,and employees had limited understanding because tasks were assigned orcommunicated online. This study aims to analyze the leadership style, workculture, and employee performance at Fave Hotel's Food and Beverages Service& Product Division. The research method used is qualitative descriptive, with15 respondents consisting of 14 F&B employees and one supervisor. Data werecollected using questionnaires related to leadership style and work culturedistributed to 14 employees, while employee performance evaluations wereprovided by the supervisor. The study results showed that the averageleadership style score was 4.70, categorized as strongly agree, with the highestscore being the supervisor's ability to make decisions accurately in emergencysituations, and the lowest score being on the dimension of emotional control.Meanwhile, for work culture, the average score was 4.45, categorized asstrongly agree, with the highest score being the use of good work culture in thehotel to improve service quality and guest satisfaction, and the lowest scorebeing space orientation, where the supervisor prioritizes their work over theteam. The evaluation related to employee performance showed an averagescore of 4.23, categorized as strongly agree (very good), with the highest scorebeing Fave Hotel employees adhering to the hotel's policies and procedures,and the lowest score being on the dimension of effectiveness, as employeeswere unable to meet sales targets.It is recommended that the supervisor attend communication and emotionalmanagement training to improve their ability to handle pressure and interactwith the team. To enhance team cooperation, Fave Hotel should increase directinteractions, such as regular meetings and group activities, to better understandeach other and work together more effectively. To ensure that all team membersclearly understand their roles and responsibilities, an evaluation andimprovement of the offline communication strategy should be conducted.Additional training in sales strategies and time management should be providedto help employees achieve their goals.Keywords: Leadership style, Work culture, Employee performance.