Archive - 2025080103

ANALISIS POTENSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN SUB SEKTOR LEMBAGA PEMBIAYAAN ATAS DASAR LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2019-2022 DENGAN ALTMAN BANKRUPTCY MODEL

Submitted by savinaawijayaa@gmail.com on August 06, 2025 01:40 AM
Tahun:
2024
Abstract:

ABSTRAK


SAVINA KEKSI WIJAYA. NIM 2020110080. Analisis Potensi Kebangkrutan

Perusahaan Sub Sektor Lembaga Pembiayaan Atas Dasar Laporan Keuangan Tahun

2019-2022 Dengan Altman Bankruptcy Model. Dibawah bimbingan Bapak

Kasman, SE, MM.

Segala pencapaian yang ditargetkan oleh perusahaan maupun konsumen

memerlukan dukungan sistem permodalan yang baik. Salah satu alternatif untuk

mendapatkan sumber modal adalah dengan bantuan perusahaan lembaga

pembiayaan. Sebagai perusahaan yang menawarkan jasa pemberian modal,

perusahaan lembaga pembiayaan perlu memastikan kinerja keuangannya tetap baik

agar dapat memberikan performa yang baik kepada debiturnya. Pada penelitian ini

akan dianalisis potensi kebangkrutan dari perusahaan lembaga pembiayaan yang

terdaftar di OJK dan telah melakukan aksi go public dengan tujuan meningkatkan

kesadaran perusahaan atas kondisi kinerja keuangannya juga menganalisis tingkat

keamanan perusahaan sebagai objek investasi. Metode penelitian yang digunakan

pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah

sebanyak 35 perusahaan pembiayaan yang berada dalam daftar Klasifikasi Industri

Perusahaan Tercatat PT Bursa Efek Indonesia Per Tanggal 19 Januari 2021,

kemudian dilakukan teknik purposive sampling dalam rangka meneliti sampel

sesuai dengan kriteria yang ditentukan peneliti. Hasil sampel adalah 13 emiten.

Analisis potensi kebangkrutan dari emiten sampel akan dilakukan dengan model

analisis kebangkrutan Altman (Z- Score). Hasil dari pengaplikasian 5 rasio dalam

model Altman Z-Score menunjukkan pada tahun 2019 terdapat 8 emiten berada di

kondisi bankrupt zone, 1 emiten dalam grey area, dan 2 emiten dalam safe zone.

Pada tahun 2020 terdapat 7 emiten berada di kondisi bankrupt zone, 1 emiten dalam

grey area, dan 3 emiten dalam safe zone. Pada tahun 2021 terdapat 5 emiten berada

di kondisi bankrupt zone, 1 emiten dalam grey area, dan 5 emiten dalam safe zone.

Di akhir periode penelitian diketahui terdapat 5 emiten berada di kondisi bankrupt

zone, 3 emiten dalam grey area, dan 3 emiten dalam safe zone.

Kata kunci: Altman Z-Score, Perusahaan Lembaga Pembiayaan, Potensi

Kebangkrutan.


ABSTRACT


SAVINA KEKSI WIJAYA. NIM 2020110080. Analysis Of The Potential

Bankruptcy Of Financing Institution Sub-Sector Companies On The Basis Of The

2019-2022 Financial Statements Using Altman Bangkruptcy Model. Under the

guidance of Mr. Kasman, SE, MM.

All achievements targeted by both companies and consumers require the support of

a good capital system. One alternative to obtaining a source of capital is the

assistance of financing institutions. As a company that offers capital-giving

services, financing institution companies need to ensure that their financial

performance remains good in order to provide good performance to their debtors.

This study will analyze the bankruptcy potential of OJK-listed financing institutions

companies and have undertaken public action with the aim of increasing the

company's awareness of its financial performance conditions and analyzing the

company's security level as an investment object. The research method used in this

study was descriptive quantitative. The population in this study is 35 financing

companies listed on the PT Bursa Securities Indonesia Industry Classification list

as of January 19, 2021, then purposive sampling techniques are carried out in order

to examine samples according to the criteria determined by the researchers. The

sample output is 13 issuers. An analysis of the bankruptcy potential of the sample

issuer will be conducted using the Altman bankruptcy analysis model (Z-Score).

Results from the application of 5 ratios in the Altman Z-Score model showed that

in 2019 there were 8 issuers in the bankrupt zone, 1 issuer in the grey area, and 2

issuers in the safe zone. As of 2020 there are 7 issuers in the bankrupt zone, 1 issuer

in the grey area, and 3 issuer in the safe zone. As of 2021 there are 5 issuers in the

bankrupt zone, 1 issuer in the grey area, and 5 issuer in the safe zone. At the end of

the study period, there were 5 issuers in the bankrupt zone, 3 issuers in the grey

area, and 3 issuers in the safe zone.

Keywords: Altman Z-Score, Finance Institute Company, Bankruptcy Potential.

Anggota Penulis:

Savina Keksi Wijaya

Document Thesis: