Sarjana Ilmu Komunikasi
ABSTRAK Taman Wisata Hutan Bambu Kota Bekasi merupakan tempat yang banyakdikunjungi oleh wisatawan, namun memiliki potensi bahaya disetiap kegiatannyabaik bagi pengelola maupun wisatawan serta belum menerapkan upayapengendalian atau prosedur keselamatan wisata. Tujuan penelitian ini yaitu untukmendapatkan risiko bahaya yang dapat menyebabkan kondisi tidak selamat,mendapatkan tingkat risiko, dan mendapatkan upaya pengendalian risiko. Teknikpengumpulan data dengan observasi dan kuesioner kepada 100 respondenpenelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu HIRADC (HazardIdentification, Risk Assessment, and Determining Control). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat 9 aktivitas wisata, yaitu perjalanan menuju lokasiwisata, menaiki panggung acara, bernyanyi di atas panggung, menaiki perahuwisata, spot foto, menggunakan fasilitas saung, menggunakan fasilitas toilet, danmenyediakan makanan dan minuman kepada wisatawa. Dari 9 aktivitas tersebut,ditemukan sebanyak 30 potensi bahaya dan risiko. Berdasarkan perhitunganseverity index dari tingkat kemungkinan dan tingkat dampak risiko, didapatkan 6risiko ekstrim (extreme risk), 3 risiko tinggi (high risk), 10 risiko sedang (mediumrisk), dan 11 risiko rendah (low risk). Usulan pengendalian risiko pada penelitianini yaitu dengan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP), melakukanhimbauan dan pengawasan kepada wisatawan, memasang rambu K3, rutinmelakukan pemeriksaan di area sumber bahaya, memakai Alat Pelindung Diri(APD), memberikan pelatihan kepada pengelola, melakukan perbaikan areasumber bahaya.Kata Kunci : Bahaya, Risiko, Keselamatan, Pariwisata, HIRADC ABSTRACT Taman Wisata Hutan Bambu Kota Bekasi is a place that is visited by manytourists, but has potential hazards in every activity for both managers and touristsand has not implemented tourist control measures or safety procedures The aim ofthis research is to obtain hazard risks that can cause unsafe conditions, obtainrisk levels, and obtain risk control efforts. Data collection techniques usingobservation and questionnaires to 100 research respondents. The method used inthis research is HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, andDetermining Control). The research results show that there are 9 touristactivities, namely traveling to tourist locations, climbing event stages, singing onstage, riding tourist boats, photo spots, using hut facilities, using toilet facilities,and providing food and drinks to tourists. Of these 9 activities, 30 potentialhazards and risks were found. Based on the severity index calculation of the levelof probability and level of risk impact, we obtained 6 extreme risks, 3 high risks,10 medium risks and 11 low risks. The proposed risk control in this research is tocreate Standard Operating Procedures (SOP), provide advice and supervision totourists, install K3 signs, routinely carry out inspections in areas where there aresources of hazard, use Personal Protective Equipment (PPE), give the training tomanagers, carry out repairs in areas where there are sources of hazard.Keywords: Hazard, Risk, Safety, Tourism, HIRADC
ABSTRAKKualitas produk dan jasa merupakan salah satu kunci sukses didalam persainganbisnis kuliner. Grave coffee merupakan salah satu cafe yang berketempatan diwilayah Tambun Selatan, cafe grave coffee menawarkan berbagai macam minumancoffee dan makanan ringan. menu di cafe grvae coffee bervariasi sehingga membuatpelanggan tidak cepat bosan dengan pilihan menu yang di sediakan. cafe gravecoffee juga menjual produk nya secara online dengan menggunakan aplikasi onlineshop dan sosial media. Adanya keinginan perusahan untuk mengetahui tingkatkepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada cafe grave coffee. Maka dariitu metode Quality Function Deployment digunakan sebagai implementasi solusi.Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan 10 atribut pelayanan yang menjadiprioritas konsumen terhadap cafe grave coffe berdasarkan tingkat ekspektasi /harapan terbesar ke terkecil adalah Memiliki ruangan yang nyaman ( dimensitangible ), Perusahaan memberikan pelayanan tanpa melihat status maupunkedudukan konsumen ( dimensi empathy ) , Memiliki karyawan yang bersih danrapih (tangible ), Ketersediaan fasilitas penunjang (toilet, wastafel, mushola, livemusik, wifi, area parkir) (dimensi tangible ), Kemudahan dalam memesan ( dimensiassurance ), Karyawan mengutamakan kepentingan konsumen (dimensi empathy ),Kualitas rasa, makanan dan minuman yang konsisten ( dimensi realibility ),Karyawan menguasai informasi produk ( dimensi assurance ), Kemudahan dalampembayaran ( dimensi assurance ), Karyawan memberikan perhatian personalkepada pelanggan (ucapan selamat datang, terima kasih, dan maaf jika terjadisesuatu hal ( dimensi empathy ). Berdasarkan hasil dari kekurangan dan keunggulandiketahui semua atribut layanan pada cafe grave coffee lebih unggul dibandingkandengan cafe garis coffee.Kata kunci : peningkatan kualitas, Quality Function DeploymentABSTRACTProduct and service quality is one of the keys to success in the competitive culinarybusiness. Grave Coffee is a cafe located in the South Tambun area. Grave CoffeeCafe offers various kinds of coffee drinks and snacks. The menu at the Grvae coffeecafe is varied so that customers don't get bored quickly with the menu choicesprovided. Cafe Grave Coffee also sells its products online using online shoppingapplications and social media. The company wants to know the level of customersatisfaction with the quality of service at Grave Coffee Cafe. Therefore, the QualityFunction Deployment method is used to implement the solution. From the results ofthe research carried out, it was found that 10 service attributes are priorities forconsumers towards Cafe Grave Coffee based on the level ofexpectations/expectations from largest to smallest: Having a comfortable room(tangible dimension), the company providing services without looking at the statusor position of the consumer (empathy dimension), Having employees who are cleanand tidy (tangible), Availability of supporting facilities (toilets, sinks, prayer rooms,live music, wifi, parking area) (tangible dimension), Ease of ordering (assurancedimension), Employees prioritize consumer interests (empathy dimension),consistent quality of taste, food, and drinks (reliability dimension), Employeesmaster product information (assurance dimension), ease of payment (assurancedimension), Employees provide personal attention to customers (greeting welcome,thank you, and sorry if something happens) (empathy dimension). Based on theresults of the advantages and disadvantages, it is known that all service attributesat Grave Coffee cafes are superior to those at Line Coffee cafes.Keywords : quality improvement, quality function deployment.