ABSTRAK
Seiring dengan perkembangan zaman, manusia cenderung menganut
gaya hidup modern, salah satunya minuman ready to drink (RTD). Konsumsi
minuman RTD secara berlebihan dapat mempengaruhi kejadian gizi lebih. Penelitian
ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan asupan gula dalam minuman RTD
terhadap gizi lebih pada remaja di SMKN 30 Jakarta. Penelitian merupakan penelitian
observasional analitik dengan desain cross sectional dan dianalisis menggunakan uji
spearman yang dilakukan di SMKN 30 Jakarta dengan jumlah 86 remaja yang berusia
16-18 tahun. Hasil analisis uji korelasi rank spearman menunjukkan asupan gula
dalam minuman kopi, teh dan jus RTD dengan gizi lebih IMT/U (p=0.430)
menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan. Hasil analisis asupan gula dalam
minuman kopi, teh dan jus RTD terhadap obesitas sentral dengan lingkar pinggang
(p=0.551), dengan lingkar panggul (p=0.812) dan dengan rasio lingkar pinggang
panggul (RLPP) (p=0.313) menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan.
Kesimpulan tidak terdapat hubungan asupan gula dalam minuman kopi, teh dan jus
RTD dengan gizi lebih remaja dengan IMT/U, lingkar pinggang, lingkar panggul dan
rasio lingkar pinggang panggul. Hal ini disebabkan karena banyak faktor lain yang
dapat mempengaruhi status gizi seseorang. Salah satu faktor lain yang dapat
mempengaruhi status gizi adalah aktivitas fisik
Kata kunci: minuman ready to drink (RTD), asupan gula, remaja, gizi lebih, obesitas
sentral
ABSTRACT
Along with the times, people tend to embrace modern lifestyles, one of
which is ready to drink (RTD) drinks. Excessive consumption of RTD drinks can affect
the incidence of overnutrition. This study aims to determine the relationship of sugar
intake in RTD drinks to overnutrition in adolescents at SMKN 30 Jakarta. The study
was an analytical observational study with a cross sectional design and analyzed using
the spearman test conducted at SMKN 30 Jakarta with a total of 86 adolescents aged
16-18 years. The results of the spearman rank correlation test analysis showed sugar
intake in coffee drinks, tea and RTD juice with overweight IMT / U (p = 0.430) showed
no significant relationship. The results of the analysis of sugar intake in coffee, tea
and RTD juice drinks on central obesity with waist circumference (p=0.551), with
pelvic circumference (p=0.812) and with waist hip circumference ratio (RLPP)
(p=0.313) showed no significant relationship. Conclusion There is no association of
sugar intake in coffee, tea and RTD juice drinks with adolescent overnutrition by
IMT/U, waist circumference, hip circumference and waist hip ratio. This is because
many other factors can affect a person's nutritional status. One of the other factors
that can affect nutritional status is physical activity.
Keyword: ready-to-drink drinks (RTD), sugar intake, adolescents, overnutrition,
central obesity