ABSTRAK
Pemberian dukungan
sebagai salah satu peran spesifik ayah ASI menjadi
faktor penting yang berperan dalam menentukan keberhasilan
pemberian ASI
eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara dukungan
instrumental dan dukungan emosional ayah ASI terhadap
keberhasilan pemberian ASI
eksklusif. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret-Juli
2024 dengan rancangan
penelitian adalah observasional menggunakan studi potong
lintang (cross-sectional
study). Sebanyak 33 orang yang dipilih sebagai subjek secara
purposive sampling,
yaitu para ayah yang tergabung dalam komunitas “Ayah ASI”
yang memiliki anak
berusia 7-60 bulan dan telah mendapatkan inisiasi menyusui
dini (IMD). Pengumpulan
data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner Partner
Breastfeeding Intention
Scale (PBIS). Hasil menunjukkan 90,9% anak berhasil ASI
eksklusif, sedangkan 9,1%
tidak berhasil. Sebanyak 93,8% ayah memberikan dukungan
instrumental yang baik,
92,3% cukup, dan 75,0% kurang dengan anaknya berhasil ASI
eksklusif. Sebanyak
100,0% ayah memberikan dukungan emosional baik, 87,5% cukup,
dan 50,0% kurang
dengan anaknya berhasil ASI eksklusif. Terdapat hubungan
signifikan antara
dukungan emosional dengan keberhasilan pemberian ASI
eksklusif (p-0,043;
r=0,354), sedangkan hubungan antara dukungan instrumental
dengan keberhasilan
ASI eksklusif menunjukkan hasil yang tidak signifikan
(p-0,416; r=0,146). Dukungan
emosional lebih banyak dalam kategori baik dibandingkan
dengan dukungan
instrumental dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Walaupun suami hadir
secara tangible dengan memberikan dukungan instrumental
tanpa kehadirannya secara
emosional kepada ibu menyusui, maka memengaruhi psikologis
ibu dalam
memutuskan keberlanjutan menyusui yang dipengaruhi oleh
efikasi diri (self-efficacy)
atau kepercayaan dalam diri ibu menyusui.
Kata kunci: ASI eksklusif, Ayah ASI, Dukungan instrumental,
Dukungan emosional
ABSTRACT
Providing support is
one of the specific roles of breastfeeding fathers,
and it is an important factor in determining the success of
exclusive breastfeeding.
This study aimed to analyze the relationship between
instrumental and emotional
support of breastfeeding fathers on the success of exclusive
breastfeeding. This study
was conducted from March to July 2024 with observational
research design using a
cross-sectional study. 33 people were selected as subjects
by purposive sampling,
namely fathers who are members of the “Ayah ASI” community
and have children
aged 7-60 months and have received early breastfeeding
initiation (IMD). Data were
collected online using the Partner Breastfeeding Intention
Scale (PBIS) questionnaire.
Results showed that 90.9% of children were exclusively
breastfed, while 9.1% were
unsuccessful. A total of 93.8% of fathers provided good
instrumental support, 92.3%
were sufficient, and 75.0% were deficient with their
children being exclusively
breastfed. A total of 100.0% of fathers provided good
emotional support, 87.5% were
sufficient, and 50.0% were lacking with their children
succeeding in exclusive
breastfeeding. There was a significant relationship between
emotional support and
exclusive breastfeeding success (p-0.043; r=0.354), while
the relationship between
instrumental support and exclusive breastfeeding success
showed insignificant results
(p-0.416; r=0.146). Emotional support was more in the good
category compared to
instrumental support in the success of exclusive
breastfeeding. Although the husband
is tangibly present by providing instrumental support
without his emotional presence
to the breastfeeding mother, it affects the mother's
psychological decision to continue
breastfeeding which is influenced by self-efficacy or
confidence in the breastfeeding
mother.
Keywords: Breastfeeding father, Emotional support, Exclusive
Breastfeeding,
Instrumental Support