ABSTRAK
Masa balita merupakan masa yang membutuhkan asupan gizi yang
optimal karena pada usia ini proses pertumbuhan dan perkembangan sangat pesat.
Gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada balita disebabkan oleh
banyak faktor diantaranya pendidikan terakhir ibu dan pengetahuan ibu tentang gizi
yang berkaitan langsung dengan penerimaan informasi dari luar tentang asupan makan
balita. Ketidakcukupan zat gizi pada balita akan berakibat pada kesehatan yang jika
dibiarkan akan berdampak pada masalah gizi salah satunya adalah berat badan kurang
(underweight). Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis hubungan pendidikan
terakhir dan pengetahuan ibu tentang gizi terhadap kejadian underweight pada balita
(24-59 bulan) di Desa Sriamur. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-
sectional secara purposive sampling dengan jumlah populasi berjumlah 80 responden.
Data terkait pendidikan terakhir ibu diukur dengan kuesioner data umum responden,
pengetahuan ibu tentang gizi diukur dengan kuesioner pengetahuan gizi dan pola
makan balita diukur dengan kuesioner food frequency questionnaire (FFQ). Analisis
uji hubungan dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mayoritas ibu adalah berpendidikan tinggi sejumlah 57,5%
dengan tingkat pengetahuan baik sejumlah 68,8% dan terdapat balita dengan berat
badan kurang (underweight) sejumlah 13,8%. Analisis bivariat menunjukkan terdapat
hubungan yang signifikan antara pendidikan terakhir ibu dengan kejadian underweight
pada balita (24-59 bulan) (p=0,001) dengan nilai OR=18,750 dan terdapat hubungan
yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian underweight pada
balita (24-59 bulan) (p=0,000) dengan nilai OR=14,906. Kesimpulan pada penelitian
ini adalah pendidikan terakhir ibu dan pengetahuan ibu tentang gizi mempengaruhi
kejadian underweight pada balita (24-59 bulan).
Kata kunci: Balita, Pendidikan Ibu, Pengetahuan Gizi, Posyandu, Underweight
ABSTRACT
The toddler years are a period that requires optimal nutritional intake
because at this age the growth and development process is very rapid. Growth and
development disorders that occur in toddlers are caused by many factors, including
the mother's latest education and the mother's knowledge about nutrition, which is
directly related to receiving information from outside about the toddler's food intake.
Insufficient nutrition in toddlers will have an impact on health which, if left unchecked,
will result in nutritional problems, one of which is underweight. This study aims to
analyze the relationship between recent education and maternal knowledge about
nutrition on the incidence of underweight in toddlers (24-59 months) in Sriamur
Village. The research design used was cross-sectional with purposive sampling with a
population of 80 respondents. Data related to maternal education were most recently
measured using a general respondent data questionnaire, maternal knowledge about
nutrition was measured using a nutritional knowledge questionnaire and toddlers'
eating patterns were measured using a food frequency questionnaire (FFQ). Analysis
of relationship tests was carried out using the Chi-Square test. The research results
showed that the majority of mothers were highly educated 57,5%, with a good level of
knowledge 68,8%, and there were 13,8% underweight toddlers. Bivariate analysis
shows that there is a significant relationship between the mother's last education and
the incidence of underweight in toddlers (24-59 months) (p=0.001) with a value of
OR=18.750 and there is a significant relationship between maternal knowledge about
nutrition and the incidence of underweight in toddlers (24- 59 months) (p=0.000) with
OR=14.906. The conclusion of this study is that the mother's latest education and the
mother's knowledge about nutrition influence the incidence of underweight in toddlers
(24-59 months).
Keywords: Mother's Education, Nutritional Knowledge, Posyandu, Toddlers,
Underweight