ABSTRAK
(vi + IV BAB + 63 HAL + 3 lampiran + 8 Pustaka (2013 – 2021)
Film dokumenter “SAMAN SILURUS” merupakan sebuah film dokumenter.
Berdurasi 14 menit, berkisah tentang seorang ayah yang bekerja sebagai peternak
lele. Meski bermodal lahan kecil dan keterbatasan sumber daya, sang ayah tetap
bertekad untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya untuk harapan masa
depan yang lebih baik. Dengan kerja keras dan dedikasi, ia berhasil
mengembangkan usaha ternak lelenya hingga mampu membiayai kuliah anaknya.
Keberhasilan usaha ternak lele sang ayah tidak hanya membawa dampak positif
bagi keluarganya, tetapi juga menginspirasi bahwa usahanya menunjukkan tekad
dan kerja keras, segala sesuatu mungkin dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menjawab rumusan masalah dari bagaimana peran sutradara dalam
pembuatan film dokumenter. Pada dasarnya, film dokumenter merupakan film
yang merepresentasikan kenyataan. Artinya adalah bahwa film dokumenter ini
menampilkan kembali fakta yang ada dalam kehidupan. Hasil penelitian
menunjukan bahwa sutradara merupakan faktor penting yang mempengaruhi
keberhasilan film pendek. Sutradara memiliki peranan penting dalam kesuksesan
suatu program acara, karena seorang sutradara memiliki tanggung jawab untuk
memimpin produksi dan menerjemahkan suatu naskah menjadi sebuah program
audio visual. Hasil dari pembuatan dokumenter “SAMAN SILURUS”
menunjukkan bahwa peranan sutradara sangat penting dari perencanaan konsep di
pra produksi, pelaksanaan shooting di produksi, hingga editing di pasca produksi.
Seorang sutradara harus memiliki kemampuan yang memadai dan kepekaan yang
tinggi terhadap situasi dan kondisi yang terjadi saat proses produksi
Kata kunci : Film Dokumenter, Peranan Sutaradara “Saman Silurus”