Archive - 2025080328

UJI EFEKTIVITAS KITIN CANGKANG KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) UNTUK BAHAN DASAR BIOKOAGULAN TERHADAP UJI KUALITAS AIR TANAH TERCEMAR YANG BERASAL DARI SUMUR POMPA

Submitted by trisnaismaputry@gmail.com on August 12, 2025 04:06 AM
Tahun:
2023
Abstract:

ABSTRAK


Aktivitas pengambilan daging kerang hijau oleh industri pengolahan kerang hijau

menghasilkan cangkang kerang hijau yang jumlahnya mencapai sekitar 30-40%

dari total berat kerang hijau. Limbah cangkang kerang hijau mengandung berbagai

senyawa kimia, diantaranya protein 21,9%, mineral (CaCO3) 7,88% dan Kitin 14-

35%. Kitin dapat diproses lebih lanjut untuk menghasilkan kitosan yang memiliki

manfaat di berbagai bidang, salah satunya sebagai biokoagulan. Tujuan dari

penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kitin dari cangkang kerang hijau

melalui uji karakteristik pH, Kadar Air, Kadar Abu dan Derajat Deasetilasi serta

kemampuannya sebagai biokoagulan dengan menentukan dosis optimum

menggunakan cara koagulasi-flokulasi (jar test). Percobaan ini menggunakan

serbuk cangkang kerang hijau sebagai biokoagulan dengan sampel air tanah yang

diduga tercemar kesadahan yang berasal dari Perumahan Kavling Kabelmas Bekasi

Utara. Hasil yang diperoleh dari uji karakteristik biokoagulan yaitu pH 7,11; kadar

air 0,49%; kadar abu 0,52%; dan derajat deasetilasi 98,26%. Sedangkan hasil yang

diperoleh dari Uji Signifikasi ANOVA Dua Arah untuk pengujian pH, Kekeruhan,

dan Kandungan Organik dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada

perbedaan signifikan pada variasi waktu pengendapan. Sedangkan untuk pengujian

Kesadahan Total dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, maka ada

perbedaan signifkan pada variasi waktu pengendapan dan variasi konsentrasi

biokoagulan yang ditambahkan ke dalam sampel.

Kata Kunci: Kerang Hijau, Kitin, Biokoagulan, Koagulasi-Flokulasi


ABSTRACT


The activity of taking green mussel meat by the green mussel processing industry

produces green mussel shells which amount to about 30-40% of the total weight of

green mussels. Green clam shell waste contains various chemical compounds,

including protein 21,9%, minerals (CaCO3) 7.88% and Chitin 14-35%. Chitin can

be further processed to produce chitosan which has benefits in various fields, one

of which is as a biocoagulant. The purpose of this study was to determine the

potential of chitin from green clam shells through testing the characteristics of pH,

Water Content, Ash Content and Deacetylation Degree as well as its ability as a

biocoagulant by determining the optimum dose using coagulation-flocculation (jar

test). This experiment used green clam shell powder as a biocoagulant with polluted

groundwater samples suspected of being contaminated with hardness from the

North Bekasi Kabelmas Plot Housing. The results obtained from the biocoagulant

characteristic test are pH 7,11; moisture content 0,49%; ash content 0,52%; and a

degree of deacetylation of 98,26%. Meanwhile, the results obtained from the Two

Way ANOVA Significance Test for testing pH, Turbidity, and Organic Content

stated that H0 was rejected and H1 was accepted. This means that there is a

significant difference in the variation of deposition time. Whereas for the Total

Hardness test it was stated that H0 was rejected and H1 was accepted, so there was

a significant difference in the variation of settling time and the variation in the

concentration of the biocoagulant added to the sample.


Keywords: Green mussel, Chitin, Biocoagulant, Koagulasi-Flocculation


Anggota Penulis:

Trisna Isma Putri

Document Thesis: