Archive - 2025080344

ANALISIS KUALITAS UDARA MIKROBIOLOGIS PADA PEMUKIMAN SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) MENGGUNAKAN PARAMETER JAMUR DAN BAKTERI STUDI KASUS : TPA BANTARGEBANG BEKASI

Submitted by rizkymuh500@gmail.com on August 12, 2025 06:46 AM
Tahun:
2024
Abstract:

ABSTRAK


Penelitian ini dilakukan pada daerah sekitar TPA yaitu pada daerah

pemukiman dekat dengan TPA Bantargebang .Tujuan penelitian ini adalah untuk

mengetahui serberapa banyak jumlah koloni mikroorganisme udara pada sekitar

TPA,hubungan kualitas fisik udara terhadap jamur dan bakteri serta upaya

pencegahannya.Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah jamur dan

bakteri yaitu menggunakan media PDA(Potato Deksrose Agar) untuk jamur dan

PCA(Plate Count Agar) untuk bakteri. Metode yang digunakan dalam

mengidentifikasi kualitas udara secara mikrobiologi dengan cara melakukan

observasi titik sampling dan melakukan pengambilan sampel udara dan

dilanjutkan dengan menganalisis jumlah koloni jamur dan bakteri setelah

dilakukan inkubasi pada Laboratorium Sahid Jakarta,dan kemudian dilakukan

perbandingan untuk melihat kualitas udara mikrobiologis yang dilakukan pada

beberapa titik sampling di daerah pemukiman sekitar TPA Bantargebang, Bekasi.

Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapatkan konsentrasi jamur maksimum dari

beberapa titik sampling ialah sebanyak 2403 CFU/m3 dan minimum sebanyak

636 CFU/m3. Sedangkan untuk bakteri, konsentrasi maksimumnya ialah

sebanyak 2331 CFU/m3Upaya untuk mencegah/mengurangi agar udara yang

berasal dari tumpukan sampah di TPA Bantargebang, Bekasi tidak masuk

kepemukiman yaitu Pengelolaan Sampah, Pemilahan Sampah, kebijakan

Pemerintah dan pemasangan pipa untuk lindi serta melakukan Green Barrier pada

sekitar TPA.


Kata Kunci : Kualitas udara mikrobiologis,Pemukiman sekitar TPA ,konsentrasi

jamur, konsentrasi bakteri.


ABSTRACT


This research was conducted in the area around the landfill, namely in

residential areas close to the Bantargebang landfill. The purpose of this study was

to determine how many colonies of airborne microorganisms around the landfill,

the relationship of physical air quality to fungi and bacteria and prevention efforts.

The parameters used in this study are fungi and bacteria, namely using PDA

(Potato Deksrose Agar) media for fungi and PCA (Plate Count Agar) for bacteria.

The method used in identifying air quality microbiologically by observing

sampling points and taking air samples and continued by analyzing the number of

fungal and bacterial colonies after incubation at the Sahid Jakarta Laboratory, and

then a comparison was made to see microbiological air quality carried out at

several sampling points in residential areas around the Bantargebang landfill,

Bekasi. From the results of the research conducted, the maximum mushroom

concentration from several sampling points was 2403 CFU/m3 and a minimum of

636 CFU/m3. Efforts to prevent / reduce the air coming from piles of garbage at

the Bantargebang Landfill, Bekasi do not enter settlements, namely Waste

Management, Waste Segregation, Government policies and installation of pipes

for leachate and conducting Green Barrier around the landfill.


Keywords: Microbiological air quality, Settlements around landfill, mold

concentration, bacteria concentration.


Anggota Penulis:

MUHAMMAD RIZKY ARYA FAHREZI

Document Thesis: