ABSTRAK
Industri Pangan dengan luas 58.950 m2 dan luas bangunan atau ruang usaha sebesar 11.060 m2
telah melakukan kegiatan industri sejak tahun 2013, yaitu
pengolahan bahan baku (raw material) menjadi produk setengah jadi (semi finish
good product). Rata-rata 6 m3
limbah cair per harinya dihasilkan dari proses
pencucian mesin produksi dan kegiatan domestik. Limbah cair memiliki kadar
Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), TSS (Total
Suspended Solid) dan Minyak Lemak. Konsentrasi zat pencemar pada air limbah di
Industri Pangan yang dibuang ke perairan nilainya sangat bervariatif dari tahun ke
tahun. Angka variatif yang tertera pada data pemantauan BOD, COD, TSS dan
Minyak Lemak menyebabkan harus dilakukan pengujian pada parameter tersebut
serta pemantauan terhadap IPAL yang ada di Industri Pangan. Metode penelitian
ini adalah eksperimen yang dilakukan untuk mengetahui analisis pemantauan
konsentrasi zat pencemar dalam limbah cair pada parameter BOD, COD, TSS dan
Minyak Lemak di Industri Pangan. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan
Hidup No. 05 Tahun 2014 konsentrasi inlet untuk masing-masing parameter BOD,
COD, TSS dan Minyak Lemak adalah 119,85 ppm; 360,86 ppm; 50,36 ppm; 15,67
ppm dan untuk konsentrasi outlet 29,95 ppm; 91,93 ppm; 2,31 ppm; 7,4 ppm dapat
dikatakan sudah baik, dikarenakan hasil dari pengujian menunjukkan kadar zat
pencemar yang berada dibawah nilai baku mutu. Pada Instalasi Pengolahan Air
Limbah dapat dikatakan belum efektif dilihat dari hasil pemantauan pada titik outlet
selama 5 tahun.
Kata Kunci: Industri Pangan, Air Limbah, Eksperimen
ABSTRACT
The Food Industry with an area of 58,950 m2 and a building or business space of 11,060 m2
has been carrying out industrial activities since 2013, namely processing
raw materials into semi-finished products. An average of 6 m3
of liquis waste per
day is generated from the washing process of production machines and domestic
activities. Liquid waste has levels of Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical
Oxygen Demand (COD), TSS (Total Suspended Solid) and Fat Oil. The
concentration of pollutant substances in waste water in the Food Industry which is
discharged into waters varies greatly from year to year. The varying numbers
shown in the BOD, COD, TSS, and Fatty Oil monitoring data mean that testing of
these parameters must be carried out as well as monitoring of WWTP in the Food
Industry. This research method is an experiment carried out to determine the
monitoring analysis of he concentration of pollutants in liquid waste on the
parameters BOD, COD, TSS and Fatty Oil in the Food Industry. Based on Minister
of Environment Regulation No. 05 of 2014, the inlet concentration for each
parameter of BOD, COD, TSS and Fatty Oil is 119,85 ppm; 360,86 ppm; 50,36
ppm; 15,67 ppm and for outlet concentration 29,95 ppm; 91,93 ppm; 2,31 ppm; 7,4
ppm can be said to be good, because the results show that levels of pollutant
substances are belo the quality standard value. It can be said that the Waste Water
Treatment Plant has not been effective, seen from results of monitoring at the outlet
point for 5 years.
Keywords: Food Industry, Waste Water, Experiment