ABSTRAK
Taman wisata situ cipondoh merupakan salah satu danau berlokasi di kota
Tangerang yang dijadikan sebagai tempat pariwisata dan kawasan konservasi air.
Luasnya perairan di danau tersebut sering dimanfaatkan masyarakat untuk
mengkap biota air untuk dikonsumsi, namun disekitar danau tersebut terdapat
banyak pemukiman, pertanian, pabrik serta pariwisata yang mengindikasikan
terdapat kandungan logam berat yang tersedimen dan larut diperairan, dari kondisi
tersebut dapat membahayakan masyarakat yang akan mengonsumsinya.
Dipermukaan danau cipondoh tumbuh banyak tanaman eceng gondok (Eichhornia
crassipes) yang diduga memiliki potensi untuk menyerap kandungan logam atau
sebagai fitoremediasi dan bioindikator pencemaran logam berat diperairan.
Kemampuan tanaman dalam menghilangkan senyawa logam dari substrat dapat
dihitung sebagai nilai Bio-concentration factor (BCF). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari 7 titik pengambilan sampel, nilai BCF untuk logam besi
(Fe) didapatkan rerata nilai sebesar 1021,6963 sedangkan rerata logam timbal
(Pb) dan chromium (Cr) adalah 0, bukan berarti tanaman eceng gondok
(Eichhornia Crassipes) ini tidak dapat menyerap logam timbal dan chromium, hal
itu terjadi karena konsentarsi logam terlarutnya sangat rendah. Dengan hasil
penelitian tersebut dapat disimpulkan nilai BCF paling tinggi terdapat pada logam
besi (Fe).
Kunci: Kualitas Air, Eceng Gondok, BCF, Logam Berat Fe, Pb, Cr
ABSTRACT
The Situ Cipondoh Tourism Park is one of lakes located in Tangerang city, used
as a tourist destination and a water conservation area. The lake is frequently used
by people caching aquatic biota for consumption. However, there are settlements,
agriculture, factories and tourism around the lakes which indicate a heavy metal
content in sedimented and dissolved of water, in this condition it can endanger
people was consuming it. On the surface area of Lake Cipondoh, many water
hyacinth plants (Eichhornia crassipes) grow which are thought to have potential
absorb metal content or as phytoremediation and bioindicators of heavy metal
pollution in the water. The ability of plants to remove metal compounds from the
substrate can be calculated to Bio-concentration factor (BCF) value. The results
of the study from 7 sampling points, BCF value for iron metal (Fe) obtained an
average value of 1021.6963 while the average for lead metal (Pb) and chromium
(Cr) was 0 it does not mean that the water hyacinth plant (Eichhornia Crassipes)
cannot absorb lead and chromium metals, because the concentration of dissolved
metals is very low. By the research results, it can be concluded that the highest
BCF value is found in iron metal (Fe).