ABSTRAK
GITA RAHAYU PRAMONO. NIM 2020156007. Evaluasi kinerja Dengan
metode Balance Scorecard Studi Kasus Coffeshop Tuk Tuk Roast & Beans
Periode 2020-2023. Dibawah bimbingan Ibu Ani Siska My SH, MM, MSM.
Dengan bermunculan ragam bisnis Coffeshop kekinian lainnya, tentunya
banyak persaingan di dalamnya. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk
mengahadapi persaingan yaitu dengan mengevaluasi segala bentuk kinerja
Coffeshop. Peneliti menemukan salah satu Coffeshop di Jakasampurna Bekasi,
yang belum sepenuhnya mengevaluasi penilaian kinerja terhadap Coffeshop nya.
Untuk itu peneliti melakukan Evaluasi kinerja pada Coffeshop Tuk Tuk
menggunakan metode Balance Scorecard. Penelitian ini menggunakan jenis
penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil evaluasi
kinerja melalui empat perspektif metode Balanced Scorecard menunjukkan
bahwa dari perspektif keuangan, terjadi penurunan persentase NPM, ROI, dan
ROE dari tahun 2020 hingga 2023, dengan titik terendah pada tahun 2021.
Perspektif pelanggan menunjukkan bahwa 67,43% pelanggan merasa puas,
30,29% merasa cukup puas, dan 2,29% merasa tidak puas, dengan retensi
pelanggan yang meningkat signifikan hingga 95,91% pada tahun 2023, meskipun
terdapat penurunan akuisisi pelanggan tiap tahunnya. Perspektif proses bisnis
internal menunjukkan adanya peningkatan inovasi produk dari 25 produk menjadi
83 produk, serta efisiensi dan efektivitas operasional yang baik. Namun, dari
perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, coffeshop menghadapi tantangan
dalam retensi karyawan dan produktivitas yang menurun dari 2020 hingga 2023.
Kesimpulan dari penelitian ini evaluasi kinerja dengan menggunakan metode
Balanced Scorecard menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa capaian
positif, Coffeeshop Tuk Tuk Roast & Beans perlu meningkatkan berbagai aspek
untuk dapat bersaing lebih baik di pasar.
Kata Kunci : Balance Scorecard, Coffeshop Tuk-Tuk Roast & Beans, Evaluasi
kinerja, , Empat pespektif penilaian.
ABSTRACT
GITA RAHAYU PRAMONO. NIM 2020156007. Performance Evaluation Using
the Balanced Scorecard Method: A Case Study of Coffeeshop Tuk Tuk Roast &
Beans for the Period 2020-2023. Supervised by Ani Siska My, SH, MM, MSM.
The emergence of various contemporary coffeeshop businesses has
intensified competition in the industry. One strategy to remain competitive is to
evaluate the overall performance of the coffeeshop. The researcher identified a
coffeeshop in Jakasampurna, Bekasi, that has not fully evaluated its performance
in recent years. Therefore, a performance evaluation was conducted on
Coffeeshop Tuk Tuk using the Balanced Scorecard method. This study employs a
descriptive quantitative research type with a case study approach. The
performance evaluation results through the four perspectives of the Balanced
Scorecard method show that from a financial perspective, there has been a
decline in the percentages of NPM, ROI, and ROE from 2020 to 2023, with the
lowest point in 2021. The customer perspective reveals that 67.43% of customers
are satisfied, 30.29% are somewhat satisfied, and 2.29% are dissatisfied, with
customer retention significantly increasing to 95.91% in 2023, despite a yearly
decline in customer acquisition. The internal business process perspective shows
an increase in product innovation from 25 products to 83 products, as well as
efficient and effective operational processes. However, from the learning and
growth perspective, the coffeeshop faces challenges in employee retention and a
decline in productivity from 2018 to 2023. The conclusion of this study indicates
that although there are some positive achievements, the performance evaluation
using the Balanced Scorecard method shows that Coffeeshop Tuk Tuk Roast &
Beans needs to improve various aspects to compete more effectively in the market.
Keywords: Balanced Scorecard, Coffeeshop, Performance Evaluation, Tuk Tuk
Roast & Beans, Four Perspectives.